Berita

Warna Warni Yuk! Biar Sehat

King Tomato News: Warna Warni Yuk! Biar Sehat

Merah, Kuning, Hijau, Biru, Oranye adalah warna-warna cerah yang menarik hati. Tapi bagaimana jika warna-warni pada bahan pangan? Tentunya bukan warna-warni buatan yaaa.

Buah dan sayuran terdiri dari beragam warna yang memikat, dan tentunya mengandung banyak manfaat baik bagi kesehatan. Tapi apakah hubungan anatara warna-warni pada buah dan sayur dengan manfaatnya bagi kesehatan?

Menurut penulis buku terlaris New York Times, Frances Largeman-Roth, RDN, dalam bukunya 'Eating In Color: Delicious, Healthy Recipes for You and Your Family’ bahwa makanan yang berwarna-warni sangat baik untuk kesehatan anak maupun dewasa. Komponen penting dalam buah dan sayur adalah pigmen sebagai komponen pembentuk warna. Bersama dengan karbohidrat dan asam-asam organic pigmen membentuk citarasa serta aroma buah dan sayur. Pigmen pada buah dan sayur merupakan komponen kimia yang memiliki kemampuan memberikan perlindungan terhadap penyakit. Berikut penjelasannya:

1. Warna Merah

Buah dan sayur yang berwarna merah mengandung pigmen antosianin atau likopen yang merupakan senyawa antioksidan (flavonoid). Senyawa tersebut berperan sebagai antioksidan yang mamapu menangkal kanker dan penyakit degenerative lainnya. Antosianin juga memiliki kemampuan mencegah penyumbatan pembuluh darah, mencegah obesitas dan diabetes, melindungi lambung, bersifat sebagai anti-inflamasi mencegah kerusakan otak dan menangkal radikal bebas. Likopen sendiri mampu menangkal kanker prostat pada pria, dan juga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma. Buah dan sayur yang mengandung antosianin dan likopen antara lain strawberry, semangka, paprika merah, tomat, cherr

2. Warna Ungu

Buah dan sayur yang berwarna ungu mengandung pigmen antosianin yang lebih banyak dari buah dan sayur yang berwarna merah. Kemampuan antosianin pada buah dan sayur yang berwarna ungu memiliki kemampuan 2 kali dalam mencegah penyakit degenerative seperti kanker, dan penyumbatan pembuluh darah. Buah dan sayur yang mengandung antosianin diantaranya terong, anggur, kol ungu, bit, plum, blueberry

3. Warna Kuning / Oranye

Buah dan sayur yang berwarna kuning hingga ke-oranye mengandung pigmen karotenoid. Karotenoid merupakan antioksidan yang bersifat mampu menangkal radikal bebas yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker), mencegah penurunan fungsi otak, mencegah katarak, mencegah proses penuan pada kulit, serta peningkatan system kekebalan tubuh. Buah dan sayur yang mengandung karotenoid diantaranya adalah belimbing, jeruk, labu, papaya, lemon, manga, cabe, nanas, pisang, wortel

4. Warna Hijau

Buah dan sayur yang berwarna hijau mengandung pigmen klorofil. Klorofil merupakan hasil metabolism skunder pada tumbuhan. Seorang peneliti Franz Miller menyatakan Klorofil dapat digunakan sebagai obat istimewa karena dapat memperbaiki kondisi kesehatan yang buruk. Klorofil juga merupakan suplemen yang baik bagi perokok. Klorofil mampu menetralkan radikal bebas yang merusak sel-sel dalam tubuh. Klorofil juga mampu mengatasi infeksi luka secara alami. Hampir semua sayuran hijau mengandung klorofil dan bisa juga ditemukan pada kacang polong, buncis, kiwi

5. Warna Coklat

Bahan pangan yang berwarna coklat biasanya mengandung zat warna alami Tanin. Dapat sebagai antiseptic dan antibakteri Biasanya bahan pangan yang berwarna coklat adalah golongan serealia dan kacang-kacangan, dan juga terdapat pada beberapa buah yang tidak berwarna coklat seperti cranberries dan daun jambu biji.

6. Warna Putih

Buah dan sayur yang berwarna putih biasanya tidak memiliki pigmen. Buah dan sayur yang berwarna putih memiliki manfaat meningkatkan imunitas tubuh dan menyehatakan saluran pencernaan. Buah-buahan yang berwarna putih seperti leci, rambutan, kelengkeng biasanya mengandung vitamin C lebih banyak daripada jeruk. Sayuran yang berwarna putih misalnya sawi putih, taoge, lobak.

Jadi yuk konsumsi warna-warni yuk biar sehat, pastinya warna-warni yang alami yaa


Refferences

A.Maya TM.2013. Sehat Melalui Kombinasi Warna Makanan. The Asian Parent Indonesia

Togar Duharman. 2010. Peranan Karotenoid Alami, dalam Menangkal Radikal Bebas Dalam Tubuh. Jurnal Fakultas Biologi Universitas Kristen Satya Wacana