Berita

Berbukalah Dengan Yang Manis?

King Tomato News: Berbukalah Dengan Yang Manis?

Bulan Ramadhan telah tiba saatnya menjalankan ibadah puasa bagi seluruh umat Islam di dunia. Berpuasa adalah menahan lapar dan haus dimulai dari matahari terbit sampai matahari terbenam. Di Indonesia sendiri biasanya dimulai sekitar pukul 05.00 dan akan berbuka sekitar pukul 06.00 kurang lebih 12 jam berpuasa.

Berbuka puasa kemudian menjadi hal yang ditunggu-tunggu bagi Anda semua yang berpuasa. Biasanya orang-orang cendrung memilih berbuka dengan makanan atau minuman yang manis seperti es buah, kolak, kue-kue (kudapan), dan banyak lagi. Berbukalah dengan yang manis apakah baik untuk kesehatan?

Jurnal Nutrifood Research Center menyatakan bahwa penyakit Diabetes Melitus dapat disebabkan oleh salah satunya karena konsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat sederhana (gula sederhana) dimana karbohidrat sederhana lebih mudah diserap oleh tubuh. Saat berbuka tubuh Anda dalam kondisi tidak mengkonsumsi apapun selama kurang lebih 12 jam, yang berati tidak ada asupan karbohidrat (gula) selama waktu tersebut. Kemudian ketika Anda berbuka puasa Anda langsung mengkonsumsi makanan atau minuman manis yang mengandung karbohidrat sederhana seperti es sirup, teh manis, kolak, dan jenis makanan lainnya maka tubuh Anda akan dengan cepat menyerap karbohidrat sederhana tersebut dan dengan cepat juga meningkatkan gula darah dalam tubuh. Naiknya gula darah dalam tubuh secara tiba-tiba sangat tidak baik bagi tubuh karena dapat memicu Diabetes Melitus sedangkan bagi penderita Diabetes hal tersebut tentu akan memperburuk keadaannya.

Alangkah lebih baik jika Anda saat berbuka mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat atau gula kompleks, seperti kurma, umbi-umbian, sayur dan buah-buahan. Karbohidrat kompleks lebih baik dikonsumsi saat berbuka puasa karena, bahan pangan yang mengandung karbohidrat sederhana akan diserap tubuh secara lambat dan akan memberi efek baik pada kadar gula darah. Tubuh akan menyerap karbohidrat secara perlahan kemudian gula darah juga akan meningkat secara perlahan yang membuat kadar insulin tetap stabil.

Jadi harus bijak dalam memilih menu berbuka untuk Anda dan keluarga tercinta. Jangan sampai bulan puasa yang harusnya beribadah dan menyehatakan tubuh malah berbalik menjadi penyakit bagi tubuh Anda. Berbukalah dengan yang sehat sepertinya jauh lebih baik yaa


Refferences

Ilmia Fahmi, S.Gz., Dietisien. Manis Belum Tentu Baik. www.ydsf-malang.or.id

Perbedaan Karbohidrat Sederhana dan Kompleks Serta Fungsinya. www.amazine.com